Housefull 4 Review: 'Jangan Bawa Isi Kepala Nonton Film Ini'

Housefull 4 Review: 'Jangan Bawa Isi Kepala Nonton Film Ini'

Senin, 04 November 2019 15:23:23 WIB Film
Blog single photo

Housefull 4 (ist)

Sutradara    : Farhad Samji
Produksi      : Fox Star Studios, Nadiadwala Grandson Entertainment
Skenario      :  Farhad Samji, Aakash Kaushik, Madhur Sharma, Tushar Hiranandani, Sparsh Khetarpal, Tasha Bhambra
Cerita           : Sara Bodinar, Sajid Nadiadwala
Pemain        : Akshay Kumar, Riteish Deshmukh, Bobby Deol, Kriti Sanon, Pooja Hegde, Kriti Kharbanda
Rilis             : 25 Oktober 2019
Rating         :  2,5 / 5

Warning!! Jangan bawa isi kepala jika nonton film ini, bawa duit aja! Jangan berekspetasi tinggi karena franchaise Housefull sebelum inipun nalar nggak dipake! Tinggal duduk, nonton, hahahihi kelar! Inipun sama hanya filmnya dibuat kolosal ala-ala Bahubaali dan tentu ada zaman modern, karena film bertema reinkarnasi. Nah kita saat nonton bisa hahahihi ngga atau nyengir atau malahan ngomel? Yuk dibahas!

Plot:
Kisah 3 hero yang tinggal di London STW semua dan punya barber shop alias tukang cukur nah mereka terlibat hutang dengan mafia dan diancam. Untuk melunasi hutang mereka merayu 3 putri millioner dan berhasil camer menentukan perkawinan harus di india di desa Sitamgar. Nah mereka kesana dan Akshay di sana kaya mengenal tempat tersebut dan ternyata dia mengingat kejadian 600 tahun lalu. Ternyata dia reinkarnasi dari pangeran Bala yang licik dan semua tokoh dalam film ini adalah reinkarnasi 600 tahun lalu dan semua tewas dan kisah cinta hero-heroine tragis  dan kemudian lahir kembali tahun 2019, itupun pacarnya ketukar satu sama lain. Saksikan erornya, lucunya, boring-nya  dan sebab mereka tewas dan bereinkarnasi!

Segi plus:
Ada sebagian adegan kocak dan segar, choreography keren, setting mewah, lokasi shooting di London. Akting Akshay sebagai Harry dan Bala tulman (betul mantap), udah lama nggak main film komedi di sini doi paling lucu sebagai Harry tukang cukur yang jika ada suara kencang langsung lupa semua kejadian sehingga ditipu mulu. Saksikan mimik muka saat dengar suara kencang, koooocaak! Saksikan saat mencukur orang saking grogi rambut customer jadi pitak, saksikan ending saat bokongnya tertusuk 4 pisau culuuuunnya. 

Disuport oleh Ritesh Desmukh yang kocak terutama masa lalu sebagai Bangdu Mahraj pelatih tari yang melambai, tapi aslinya demen cewek (wkwkwk). Paling miris Bobby Deol perannya minimalis, ngga lucu, terlihat tua, saya jadi sedih ingat era dulu saat film Soldier dia ngetop asli.

3 heroine cuma genit-genit, glamour, costum mewah, akting bikin pengen nyubit sutradaranya! Jadi pemanisan doang!

Johny lever awal-awal ngga lucu tapi setelah sadar dia reinkarnasi cewek era 1419 udah deh seluruh gedung geger-an lihat dia pake sari dan ngejar-ngejar pacarnya chunky pandey. Saksikan!

Nawazudin Sidiqui jadi dukun tapi dukunnya sendiri katanya bisa ngobatin orang kesurupan malah sering kesurupan arwah almarhum bininya! Ngakak! Rana Dagubati sebagai villain keren sacu (sangar lucu). Ranjeet aktor lawas sebagai ayah heroine mantul! Chunkey pandey monoton sama perannya kaya housefull sebelumnya cuma ngomong mamamia i am joking!!

Segi minus:
Banyak adegan dipaksakan lucunya dan diulang-ulang jadi lenyap lucunya. Film terkesan diulur-ulut dan kadang humornya bikin jijik, seperti Harry saat mau nyukur costumer air untuk nyemprot rambut habis masa kepala costumer mau diludahin? Lucunya bikin jijik! Lalu Hero sering di ( maaf) berakin burung merpati yang juga hasil reinkarnasi, sering berulang-ulang belum lagi kena kotoran ( maaf ) babi, dll adegan absurd yang maunya lucu tapi ngga!

VFX film ini ada yang bagus dan banyakan kasar. Adegan perang ala bahubaali kolosal tapi telihat kasar VFX-nya, kadang terlihat kaya miniatur, skenario digarap 6 orang mungkin karena banyak tangan jadi comedy of eror dalam arti kata komedi putar, bikin kepala mutar, lagu-lagu walau choregraphy-nya luar biasa tapi didengar ditelinga luar biasa berisiknya, ngga asik!

Secara keseluruhan film masih layak tonton ngga seburuk kritikus india bilang asal jangan pake logika dan berekspetasi tinggi!! Saya terhibur sempat ngakak, dan jijik sekali kali mangkel alias dongkol ,tapi tertutup dengab mewah, glamour dan taburan bintang-bintang top. Jika cari hiburan titik tanpa koma, Tonton!! Cari logika ya no way!

Haresh Naraindas

Top