Courtesy: bollywoodhungama.com
Akshay Kumar resmi memulai petualangan barunya dalam genre fiksi ilmiah dengan film Samuk. Proyek thriller aksi bertahan hidup bertema alien tersebut telah memulai proses syuting di London dan dipersiapkan sebagai film berskala besar yang akan dirilis secara teatrikal di seluruh India.
Samuk disutradarai Kanishk Varma dan menjadi kolaborasi ketujuh antara Akshay Kumar dengan produser sekaligus pembuat film Vipul Amrutlal Shah. Proyek ini juga dirancang dengan ambisi internasional, baik dari segi lokasi produksi maupun keterlibatan tim kreatif dari berbagai negara.
Menurut sumber industri, Akshay mulai menjalani syuting Samuk pada 23 Agustus 2026. Sebelumnya, laporan menyebutkan bahwa sekitar 90 persen pengambilan gambar akan dilakukan di London, sedangkan sisanya dijadwalkan berlangsung di Mumbai.
Proses produksi film tersebut direncanakan berjalan dalam satu jadwal syuting berkelanjutan, bukan dibagi menjadi beberapa tahap. Dengan sebagian besar adegan direkam di Inggris, London akan menjadi lokasi utama untuk membangun dunia cerita Samuk.
Film yang telah dikembangkan selama lebih dari dua tahun ini menggabungkan sejumlah elemen, mulai dari realisme militer, horor bertahan hidup, hingga mitologi mengenai makhluk alien.
Untuk menciptakan sosok alien yang menjadi bagian penting dalam cerita, tim produksi menggandeng desainer efek makhluk ternama Alec Gillis. Seniman efek khusus yang pernah masuk nominasi Academy Award tersebut dikenal melalui keterlibatannya dalam sejumlah proyek besar, termasuk waralaba Alien dan Predator. Gillis secara khusus dipercaya untuk merancang karakter alien utama dalam Samuk.
Tidak hanya menghadirkan desainer makhluk kelas dunia, film ini juga melibatkan sutradara laga asal Inggris, Luke Tumber. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat kualitas adegan aksi sekaligus memberikan sentuhan internasional pada film tersebut.
Pihak produksi juga menerapkan pendekatan practical filmmaking, dengan mengutamakan penggunaan efek praktis untuk menciptakan makhluk dan berbagai elemen aksi secara langsung di lokasi. Pendekatan ini diharapkan membuat dunia Samuk terasa lebih nyata ketika ditampilkan dalam format live-action.
Vipul Amrutlal Shah sebelumnya mengungkapkan bahwa sebagian besar proses produksi akan berlangsung di luar negeri. Ia juga menyebut film tersebut ditargetkan untuk dirilis pada 2027.
Menurut Vipul, Samuk dikembangkan dengan mempertimbangkan selera penonton masa kini yang semakin terbiasa menikmati film-film berskala global melalui berbagai platform streaming. Karena itu, tim produksi berusaha menghadirkan standar visual dan pengalaman sinematik yang mampu bersaing dengan tontonan internasional.
Bagi Vipul Shah dan Akshay Kumar, proyek ini sekaligus menjadi kerja sama ketujuh mereka. Film tersebut juga menandai eksplorasi genre baru bagi keduanya setelah sebelumnya bekerja sama dalam sejumlah proyek dengan tema berbeda.
Vipul sebelumnya mengungkapkan bahwa Akshay terlibat cukup aktif dalam pengembangan Samuk. Sang aktor disebut ikut memberikan masukan dalam berbagai pembahasan mengenai aspek film, menunjukkan keterlibatan yang lebih mendalam dalam proyek tersebut.
Dengan proses syuting yang kini telah berlangsung di London, Samuk dipersiapkan sebagai salah satu proyek ambisius dalam karier Akshay Kumar. Perpaduan bintang Bollywood, tim desain makhluk internasional, adegan aksi berskala besar, serta kisah survival bertema alien membuat film ini menjadi salah satu proyek yang menarik untuk dinantikan pada 2027.




