Courtesy: bollywoodhungama.com
Masa depan produksi Brahmastra 2 kembali menghadirkan perkembangan menarik. Sutradara Ayan Mukerji dikabarkan tengah melakukan pembicaraan lanjutan dengan produser Namit Malhotra dari Prime Focus untuk menjadikannya mitra studio dalam proyek sekuel tersebut.
Sebelumnya, pihak Brahmastra 2 sempat melakukan penjajakan dengan sejumlah studio besar untuk mencari mitra produksi. Jio Studios bahkan dikabarkan sempat masuk dalam pembicaraan, tetapi akhirnya memilih untuk tidak terlibat. Sebelum itu, Dharma Productions dan Yash Raj Films juga disebut pernah berdiskusi mengenai kemungkinan kerja sama, namun tidak menghasilkan kesepakatan.
Kini, perhatian beralih kepada Namit Malhotra, produser yang berada di balik proyek ambisius Ramayana. Menurut sumber industri yang dikutip Bollywood Hungama, rumah produksi milik Ayan, Starlight Pictures Private Limited, merupakan salah satu produser awal Brahmastra sekaligus pemegang hak kekayaan intelektual atau IP waralaba tersebut.
Starlight Pictures akan kembali menangani produksi Brahmastra 2, tetapi saat ini sedang mencari mitra studio untuk memperkuat proyek tersebut. Dalam prosesnya, tim Ayan disebut telah menghubungi Namit Malhotra dari Prime Focus.
Ketertarikan terhadap Prime Focus dinilai cukup masuk akal karena perusahaan tersebut memiliki pengalaman besar dalam bidang efek visual atau VFX. Prime Focus juga sebelumnya terlibat sebagai salah satu produser Brahmastra yang dirilis pada 2022.
Menurut sumber tersebut, pengalaman Prime Focus dalam menggarap proyek berskala besar, termasuk Ramayana, membuat perusahaan tersebut menjadi kandidat menarik untuk bergabung dalam sekuel Brahmastra. Terlebih lagi, waralaba ini sangat bergantung pada teknologi VFX untuk membangun dunia fantasi dan berbagai elemen visualnya.
Meski demikian, kesepakatan antara kedua pihak belum mencapai tahap final. Pembicaraan disebut telah memasuki tahap lanjutan, tetapi belum ada keputusan resmi mengenai apakah Prime Focus akhirnya akan menjadi mitra studio Brahmastra 2.
Sebelumnya, Jio Studios juga sempat menjadi salah satu kandidat mitra untuk film tersebut. Pihak pembuat film dilaporkan telah berdiskusi dengan Jio Studios, tetapi pembicaraan tersebut akhirnya tidak menemukan titik temu.
Keterlibatan Jio sebelumnya dianggap cukup memungkinkan karena Star Studios merupakan salah satu mitra utama Brahmastra pertama. Setelah bisnis hiburan Star berada dalam ekosistem JioStar, sempat muncul dugaan bahwa hubungan tersebut dapat berlanjut ke film kedua.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa baik Jio Studios maupun Star Studios saat ini tidak terlibat dalam Brahmastra 2.
Dengan Prime Focus kini berada dalam pembicaraan lanjutan, proses pencarian mitra studio untuk Brahmastra 2 memasuki babak baru. Jika kesepakatan tercapai, pengalaman Namit Malhotra dan Prime Focus di bidang VFX berpotensi menjadi aset penting bagi Ayan Mukerji dalam mengembangkan dunia Astraverse ke tingkat yang lebih besar.




