Courtesy: bollywoodbubble.com
Film terbaru garapan Sanjay Leela Bhansali, Love and War, yang dibintangi Alia Bhatt, Ranbir Kapoor, dan Vicky Kaushal, dikabarkan mengalami lonjakan anggaran signifikan. Jika awalnya diperkirakan menelan biaya sekitar 350 Crore, kini total produksinya disebut telah menyentuh 425 Crore, menjadikannya proyek termahal sepanjang karier Bhansali.
Menurut sumber yang dikutip Variety India, standar kesempurnaan Bhansali membuat proses produksi kerap diperpanjang demi memastikan setiap adegan sesuai dengan visinya. Hal inilah yang memicu pembengkakan biaya.
Menariknya, angka tersebut belum termasuk honor tiga pemeran utama. Mereka memilih sistem bagi hasil dari keuntungan film, bukan bayaran tetap di awal.
Awalnya, jadwal syuting direncanakan selama 120 hari, namun kini diperpanjang menjadi sekitar 175 hari. Sejumlah adegan besar, termasuk sekuens tarian dan aksi udara dengan efek visual kompleks, masih harus dirampungkan. Kompleksitas VFX disebut menjadi salah satu faktor utama keterlambatan produksi.
Meski anggaran melonjak, Bhansali telah mengamankan sekitar 200 Crore dari penjualan hak siar. Hak tayang digital dikabarkan dibeli oleh Netflix senilai hampir 130 Crore, sementara hak musik dan satelit mencapai sekitar 80 Crore.
Dengan skala produksi yang masif dan risiko pasar yang tidak menentu, Love and War menjadi taruhan besar Bhansali. Namun, rekam jejaknya dalam menghasilkan film epik sukses membuat proyek ambisius ini tetap dinantikan.




