Courtesy: bollywoodbubble.com
Perselisihan terkait proyek Don 3 kini memasuki babak baru. Farhan Akhtar bersama Ritesh Sidhwani dikabarkan menuntut kompensasi sebesar 40 crore kepada Ranveer Singh setelah sang aktor memutuskan hengkang dari proyek tersebut.
Rumor yang beredar menyebutkan bahwa rumah produksi mereka, Excel Entertainment, merasa dirugikan akibat keputusan mendadak tersebut. Permasalahan ini bahkan telah dibawa ke Producers Guild of India untuk dimediasi.
Namun, upaya mediasi tampaknya menemui jalan buntu. Guild disebut menyarankan kedua belah pihak untuk menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum lantaran masing-masing tetap kukuh pada pendirian mereka dan tidak menunjukkan tanda kompromi.
Menurut sumber industri, Ranveer sebenarnya sempat bernegosiasi dengan Farhan hingga sekitar dua minggu sebelum perilisan film Dhurandhar. Ia bahkan dikabarkan bersedia membayar sejumlah uang sebagai bentuk itikad baik atas biaya pra-produksi dan pengembangan Don 3.
Namun, ketika mengetahui besaran tuntutan yang diajukan Excel Entertainment, aktor tersebut menarik tawarannya. Ranveer disebut tidak setuju dengan angka Rs 40 crore karena merasa tidak memiliki tanggung jawab finansial penuh atas kerugian yang terjadi.
Sebaliknya, pihak Farhan dan Ritesh tetap mempertahankan klaim mereka, menilai pengunduran diri Ranveer sebagai penyebab utama tertundanya proyek dalam waktu lama.
Ranveer diketahui mundur dari Don 3 pada Desember 2025. Meski sempat mereda, konflik kembali mencuat pada Februari ketika Farhan dan Ritesh secara resmi membawa perkara ini ke Serikat Produser. Sejumlah pertemuan telah digelar dengan melibatkan para pihak dan beberapa produser senior, namun belum membuahkan hasil.
Dengan kedua kubu tetap pada posisi masing-masing, peluang penyelesaian damai tampaknya semakin kecil. Jika benar berlanjut ke meja hijau, kontroversi Don 3 ini berpotensi menjadi salah satu sengketa terbesar di industri film India dalam beberapa tahun terakhir.




