Courtesy: bollywoodhungama.com
Kasus hukum cukup serius menerpa proses produksi film komedi fantasi Naagzilla yang dibintangi oleh aktor ternama Kartik Aaryan. Pihak rumah produksi Mahaveer Jain Films resmi menempuh jalur hukum atas dugaan penyimpangan keuangan senilai 3,92 crore (sekitar Rp7,5 miliar). Merespons hal tersebut, Pengadilan Sesi Dindoshi di Mumbai menolak permohonan jaminan antisipatif (anticipatory bail) yang diajukan oleh tiga eksekutif produksi yang menjadi terdakwa.
Tiga eksekutif yang terlibat meliputi Kuldeep Singh Champawat (konsultan), Mahipal Karan Rathore (produser eksekutif), dan Shivkumar Tiwari (produser lini). Menurut pengaduan resmi serta hasil penyidikan, ketiganya diduga bekerja sama melangkahi prosedur operasional standar, melakukan penggelembungan tagihan vendor, menerbitkan faktur palsu, hingga meminta komisi serta barang mewah dari pihak vendor demi meloloskan pembayaran proyek.
Hakim Sesi Tambahan M. Mohiuddin mengonfirmasi adanya bukti awal (prima facie) yang menguatkan keterlibatan para terdakwa. Pengadilan memutuskan bahwa proses pemeriksaan dan interogasi dalam tahanan sangat diperlukan guna mengusut tuntas aliran dana serta skandal penyalahgunaan keuangan dalam produksi film berskala besar ini.
Di luar masalah hukum yang tengah berjalan, film Naagzilla: Naag Lok Ka Pehla Kaand sendiri disutradarai oleh Mrighdeep Singh Lamba di bawah naungan Dharma Productions dan Mahaveer Jain Films. Menampilkan Kartik Aaryan sebagai manusia ular (ichchhadhari naag) bersama aktris Preity Mukhundhan, film ini rencananya tetap dijadwalkan untuk menyapa penonton di bioskop pada 12 Februari 2027.




