News

Gugatan Fantastis! Puja Entertainment Seret Tips & David Dhawan ke Pengadilan, Sengketa Lagu Ikonik Capai 400 Crore

2 menit baca
15 views
Gugatan Fantastis! Puja Entertainment Seret Tips & David Dhawan ke Pengadilan, Sengketa Lagu Ikonik Capai  400 Crore

Courtesy: bollywoodhungama.com

 

Perseteruan hak cipta di industri Bollywood kembali memanas. Rumah produksi Puja Entertainment milik Vashu Bhagnani resmi mengajukan gugatan besar senilai 400 Crore ke Pengadilan Tinggi Bombay. Gugatan ini ditujukan kepada Tips Industries Limited, Ramesh Taurani, Kumar S Taurani, serta sutradara David Dhawan.

 

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penggunaan tanpa izin dua lagu populer, yaitu “Chunari Chunari” dan “Ishq Sona Hai”, yang berasal dari film Biwi No. 1. Lagu-lagu tersebut diduga dimanfaatkan dalam film terbaru yang dibintangi Varun Dhawan, yang dijadwalkan tayang pada 5 Juni mendatang.

 

Melalui tim hukum dari V K Dubey Associates, pihak Puja Entertainment meminta pengadilan untuk segera mengeluarkan perintah penghentian total terhadap perilisan, distribusi, penayangan, hingga aktivitas komersial lain yang melibatkan film tersebut—termasuk seluruh materi promosinya yang memuat lagu-lagu yang disengketakan.

 

Tak hanya itu, mereka juga menuntut agar lagu-lagu tersebut dihapus dari film dan materi promosi, serta meminta perubahan judul film menjadi Hai Jawani Toh Ishq Hona Hai. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, pihak penggugat mengajukan tambahan ganti rugi sebesar 100 Crore.

 

Puja Entertainment menilai bahwa pihak tergugat telah mengeksploitasi karya tanpa hak yang sah, baik melalui lisensi maupun perjanjian resmi. Mereka juga menegaskan bahwa tindakan ini dianggap melanggar hak kekayaan intelektual yang melekat pada karya sinematografi klasik dari era akhir 1990-an.

 

Kasus ini disebut-sebut berpotensi menjadi salah satu sengketa hak cipta paling besar dan kontroversial dalam sejarah Bollywood modern. Pengadilan sendiri telah menerima gugatan tersebut dan menjadwalkan sidang dalam waktu dekat. Saat ini, proses hukum masih terus berlangsung.

Bagikan: