News

Isu Sensor Macet Dibantah Keras, Salman Khan Films Tegaskan Kabar Terkait Film "Maatrubhumi" Hoaks

2 menit baca
15 views
Isu Sensor Macet Dibantah Keras, Salman Khan Films Tegaskan Kabar Terkait Film "Maatrubhumi" Hoaks

Courtesy: bollywoodhungama.com

 

Rumah produksi Salman Khan Films akhirnya buka suara dan membantah keras rumor yang menyebutkan bahwa film drama perang terbaru mereka, Maatrubhumi: May War Rest In Peace, mengalami masalah perizinan di Badan Sensor Film Pusat (CBFC). Melalui pernyataan resmi di media sosial, pihak studio menegaskan bahwa kabar penangguhan sertifikat sensor tersebut sama sekali tidak berdasar.

 

Klarifikasi ini dikeluarkan untuk merespons laporan dari media NDTV sehari sebelumnya, yang mengklaim CBFC menahan izin tayang Maatrubhumi hingga waktu yang belum ditentukan dan memicu spekulasi mundurnya jadwal rilis bioskop.

 

"Segala klaim yang menyatakan bahwa Maatrubhumi: May War Rest In Peace mengalami masalah dengan CBFC atau bahwa sertifikasinya ditangguhkan adalah salah. Film ini bahkan belum kami ajukan ke CBFC untuk sertifikasi. Oleh karena itu, laporan tersebut sama sekali tidak berdasar. Kami meminta media dan publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi," tulis Salman Khan Films dalam pernyataan resminya.

 

Pihak studio menambahkan bahwa seluruh informasi valid terkait perkembangan film hanya akan dibagikan melalui kanal resmi mereka. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan film tersebut akan didaftarkan ke lembaga sensor.

 

Maatrubhumi: May War Rest In Peace—yang sebelumnya sempat diberi judul Battle of Galwan—merupakan film yang diangkat dari kisah nyata bentrokan berdarah di Lembah Galwan pada tahun 2020 antara pasukan India dan Tiongkok.

 

Dalam film ini, Salman Khan didapuk sebagai pemeran utama untuk memerankan tokoh nyata, Kolonel Santosh Babu, komandan Resimen Bihar ke-16 yang gugur saat memimpin pasukan India dalam konfrontasi di perbatasan tersebut. Film ini juga bertabur bintang lain seperti Chitrangda Singh, Abhilash Chaudhary, dan Ankur Bhatia, dengan arahan sutradara Apoorva Lakhia serta aransemen musik dari Himesh Reshammiya.

 

Sinema epik ini awalnya dijadwalkan tayang pada 17 April lalu untuk menyambut momen Idul Fitri namun terpaksa ditunda. Rumor yang beredar menyebutkan pihak produser mengincar slot tayang baru pada bulan Agustus mendatang demi memanfaatkan momentum Hari Kemerdekaan India. Meski begitu, Salman Khan Films belum memberikan ketukan palu resmi terkait tanggal rilis finalnya.

Bagikan: