News

Kasus 200 Crore Memanas! Jacqueline Fernandez Hadapi Persidangan Pencucian Uang

2 menit baca
11 views
Kasus 200 Crore Memanas! Jacqueline Fernandez Hadapi Persidangan Pencucian Uang

Courtesy: bollywoodhungama.com

 

Aktris Jacqueline Fernandez akan segera menghadapi proses persidangan setelah pengadilan di Delhi memerintahkan penyusunan dakwaan dalam kasus pencucian uang senilai 200 Crore. Kasus ini juga melibatkan tersangka utama Sukesh Chandrashekar serta sejumlah terdakwa lainnya.

 

Keputusan tersebut diambil oleh Hakim Prashant Sharma yang menilai bahwa hasil penyelidikan menunjukkan adanya cukup bukti untuk melanjutkan proses hukum. Pengadilan menyatakan terdapat dasar yang kuat untuk menduga keterlibatan para terdakwa dalam kasus ini.

 

Jacqueline dan pihak lain akan didakwa berdasarkan ketentuan pencucian uang dalam Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang (PMLA). Pengadilan juga telah memerintahkan seluruh terdakwa untuk hadir secara langsung pada 3 Juni guna proses penyusunan dakwaan secara resmi.

 

Dalam putusannya, pengadilan menolak pembelaan Jacqueline yang menyatakan dirinya sebagai korban yang tidak mengetahui asal-usul dana tersebut. Argumen bahwa ia tidak terlibat dalam kasus pemerasan utama juga dianggap tidak relevan, karena hukum memungkinkan penuntutan pencucian uang secara terpisah dari tindak pidana asalnya.

 

Berdasarkan catatan penyelidikan, pernyataan Jacqueline menunjukkan adanya komunikasi rutin dengan Sukesh Chandrashekar. Ia juga disebut menerima sejumlah dana dan barang mewah, termasuk hadiah bernilai tinggi serta bantuan finansial untuk anggota keluarganya. Hal ini dinilai memperkuat dugaan keterlibatan dalam penggunaan hasil kejahatan.

 

Sebelumnya, Jacqueline sempat mengajukan permohonan untuk menjadi saksi kunci dalam kasus ini, namun langkah tersebut mendapat penolakan dari pihak Enforcement Directorate. Otoritas menilai keterlibatannya tidak memungkinkan untuk diberikan status tersebut.

 

Kasus ini bermula dari penyelidikan terhadap jaringan kriminal yang dijalankan oleh Sukesh Chandrashekar sejak 2017. Ia diketahui melakukan aksi penipuan dari dalam penjara dengan menyamar sebagai pejabat tinggi pemerintah, termasuk dari Kantor Perdana Menteri dan kementerian penting, untuk menipu korban hingga meraup dana lebih dari 200 Crore.

 

Dengan dimulainya proses persidangan, kasus ini diperkirakan akan menjadi salah satu perkara hukum paling besar dan menyita perhatian publik di industri hiburan India.

Bagikan: