Courtesy: bollywoodhungama.com
Ranveer Singh menyatakan kesediaannya untuk memperbarui pernyataan permintaan maaf terkait kontroversi ucapannya mengenai penggambaran Chamundi Devi dalam film Kantara. Hal ini disampaikan di hadapan Pengadilan Tinggi Karnataka dalam sidang yang dipimpin Hakim M. Nagaprasanna.
Melalui kuasa hukumnya, Sajan Poovayya, Ranveer menyampaikan bahwa ia telah mengajukan surat pernyataan berisi penyesalan dan siap merevisinya jika dianggap belum memadai. Dalam pernyataannya, ia mengaku tidak menyadari bahwa ucapannya dapat menyinggung perasaan umat, serta menegaskan rasa hormatnya terhadap semua agama dan tradisi.
Pihak penggugat, Prashanth Methal, menilai permintaan maaf tersebut belum mencerminkan ketulusan. Ia bahkan menyebut bahwa Rishab Shetty sebelumnya telah mengingatkan Ranveer agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan terkait hal sensitif tersebut.
Menanggapi hal itu, pihak Ranveer menyatakan terbuka untuk berdiskusi guna menyusun pernyataan
yang lebih tepat. Pengadilan kemudian memutuskan untuk menunda sidang hingga 23 April guna memberikan waktu bagi penyempurnaan dokumen tersebut.
Kasus ini bermula dari pernyataan Ranveer dalam sebuah acara di Festival Film Internasional India, di mana ia memuji penampilan Rishab Shetty dalam Kantara. Namun, komentarnya yang menggambarkan sosok Chamundi Devi sebagai “hantu perempuan” memicu kritik luas di media sosial.
Setelah laporan diajukan, pihak kepolisian di Bengaluru mendaftarkan kasus terhadap Ranveer berdasarkan dugaan pelanggaran terkait sentimen keagamaan dan ketertiban umum. Menanggapi hal tersebut, Ranveer mengajukan banding ke pengadilan dan menegaskan bahwa pernyataannya disalahartikan serta tidak memiliki niat untuk menyinggung pihak mana pun.




