Courtesy: bollywoodhungama.com
Film epik Ramayana semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu proyek sinematik terbesar tahun 2026. Disutradarai oleh Nitesh Tiwari dan diproduseri oleh Namit Malhotra melalui Prime Focus Studios, proyek ini juga melibatkan DNEG serta Monster Mind Creations milik Yash. Film ini dirancang sebagai tontonan epik dua bagian dengan skala global.
Antusiasme terhadap film ini semakin meningkat setelah perilisan cuplikan awal yang memukau banyak pihak, terutama karena kualitas efek visual, desain suara, serta kemegahan produksinya. Tak hanya penonton, pelaku industri perfilman internasional juga menunjukkan ketertarikan besar terhadap proyek ini.
Salah satu dukungan kuat datang dari John Fithian, mitra pendiri The Fithian Group LLC, yang menyatakan keyakinannya bahwa Ramayana berpotensi menjadi film blockbuster global pertama dari India. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa respons dari pelaku industri bioskop dunia sangat positif setelah mereka menyaksikan cuplikan eksklusif film ini di ajang CinemaCon 2026 di Las Vegas.
Menurutnya, berbagai jaringan bioskop besar dari Amerika, Eropa, hingga Australia secara aktif menjalin diskusi untuk distribusi dan penayangan film ini. Selain itu, teknologi visual dan efek khusus yang digunakan dalam Ramayana disebut menghadirkan standar baru yang belum pernah diterapkan sebelumnya dalam perfilman India.
Film ini direncanakan tayang secara global dalam format IMAX, dengan bagian pertama dijadwalkan rilis pada perayaan Diwali 2026, sementara bagian kedua akan menyusul pada Diwali 2027.
Dengan ambisi besar dan dukungan internasional yang kuat, Ramayana diproyeksikan tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar global dan menciptakan sejarah baru bagi industri film India.




