Courtesy: filmfare.com
Sutradara Nitesh Tiwari akhirnya angkat bicara terkait keputusan memilih Ranbir Kapoor sebagai sosok Dewa Ram dalam film epik Ramayana: Part 1. Meski proyek ini menjadi salah satu film paling dinantikan tahun 2026, pemilihan tersebut memicu berbagai perdebatan di media sosial.
Dalam sebuah acara promosi di New York City, usai pemutaran perdana di Los Angeles, Nitesh menjelaskan bahwa karakter Dewa Ram membutuhkan perpaduan unik antara kelembutan dan kekuatan. Ia menggambarkan sosok tersebut sebagai pribadi yang tenang dengan cinta yang mendalam, rasa sakit yang tersembunyi, serta keberanian yang menuntut ketangguhan fisik.
Menurutnya, Ranbir Kapoor mampu menghadirkan kompleksitas tersebut sekaligus memenuhi ekspektasi besar dari jutaan penonton. Ia menegaskan bahwa peran ini sangat menantang dan membutuhkan kedalaman emosional yang kuat.
Meski begitu, keputusan casting ini tidak lepas dari kritik. Beberapa pihak mempertanyakan kecocokan Ranbir, terutama mengingat peran-perannya terdahulu serta pernyataan lamanya di media. Aktor senior Mukesh Khanna bahkan menyuarakan keraguan apakah Ranbir dapat merepresentasikan sosok “Maryada Purushottam”, terlebih setelah penampilannya yang intens dalam film Animal.
Menanggapi hal tersebut, Nitesh menekankan bahwa fokus utamanya adalah menjaga esensi asli dari kisah Ramayana. Ia menyebut nilai-nilai yang terkandung dalam epos tersebut bersifat universal dan tidak perlu diubah mengikuti tren modern. Film ini diharapkan dapat mengingatkan kembali penonton akan nilai-nilai tersebut.
Sementara itu, Ranbir Kapoor sendiri menggambarkan Dewa Ram sebagai simbol moral bagi banyak orang, mewakili kasih sayang, keberanian, kebenaran, dan pengampunan.
Film ini juga menghadirkan jajaran pemain ternama, termasuk Yash sebagai Rahwana dan Sai Pallavi sebagai Sita. Didukung oleh komposer kelas dunia seperti Hans Zimmer dan A. R. Rahman, film ini dijadwalkan rilis besar pada momen Diwali 2026.




